You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Trotoar di Jl Prof Dr Satrio Akan Ditata
photo Aldi Geri Lumban Tobing - Beritajakarta.id

Dinas Bina Marga akan Lakukan Penataan Trotoar di Jl Prof DR Satrio

Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta akan melakukan penataan trotoar di Jl Prof Dr Satrio, Setiabudi, Jakarta Selatan. Penataan dilakukan untuk lebih memberikan kenyamanan kepada masyarakat, khususnya pejalan kaki.

Paling lambat Juni,

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Khusus Kegiatan Strategis Daerah (KSD) Dinas Bina Marga Pemprov DKI Jakarta, Riri Asnita mengatakan, penataan jalan tersebut akan mengusung konsep Complete Streets atau jalan yang lengkap.

Artinya, jalurnya sesuai dengan geometrik jalan, markanya jelas dan konsisten, pedestrian, halte, dan Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) sesuai standar, serta penerangannya baik.

Penataan Trotoar Dilakukan di Jalan Percetakan Negara II dan Kramat Raya

"Dalam penataan trotoar itu, kita juga menyerap berbagai aspirasi dan masukan dari masyarakat," ujarnya, Jumat (1/3).

Riri menjelaskan, untuk perencanaan akan dilakukan dalam rentang waktu dua bulan ke depan. Kemudian, akan dilanjutkan dengan rencana penataan fisik.

"Kami menargetkan pelaksanaan pengerjaan fisik dapat dimulai paling lambat Juni mendatang," terangnya.

Ia menambahkan, panjang trotoar yang akan ditata di masing-masing sisi jalan kurang lebih mencapai 2,2 kilometer.

"Skemanya satu tahun anggaran. Jadi, paling lama Desember mendatang harus sudah selesai," tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

    access_time11-08-2026 remove_red_eye11333 personDessy Suciati
  2. Ini Sembilan Lokasi Pesta Rakyat HUT Kemerdekaan RI di Jakut

    access_time07-08-2026 remove_red_eye1345 personAnita Karyati
  3. Transjakarta Siapkan Pengelolaan Transportasi Kepulauan Seribu Tahun Depan

    access_time12-08-2026 remove_red_eye1285 personFakhrizal Fakhri
  4. Legislator Dukung Pengalihan Transportasi Kepulauan Seribu ke Transjakarta

    access_time10-08-2026 remove_red_eye1279 personFakhrizal Fakhri
  5. Pemerintah Pusat Tak Perlu Takut Beri Ruang Penerbitan Obligasi Daerah, Ini Alasannya

    access_time09-08-2026 remove_red_eye991 personBudhi Firmansyah Surapati